Laman

Tampilkan postingan dengan label Realigi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Realigi. Tampilkan semua postingan

9 Nama Iblis yang Menggoda & Menjerumuskan Manusia






http://dwid08.student.ipb.ac.id/files/2010/06/iblis.jpg

Jenis Iblis yang menjerumuskan manusia ke dalam jurang kesesatan itu banyak sekali.

Bahkan ada ulama yang berpendapat bahwa dalam menyesatkan manusia
Iblis itu mem­punyai spesifikasi keahlian tersendiri sesuai dengan
bidangnya. Yang ahli menggoda orang shalat tugasnya hanya menggoda orang
shalat, yang ahli mengkufurkan orang yang beriman tugasnya hanya
mengkufurkan dengan berbagai tipu daya dan propaganda yang menyesatkan,
begitu seterusnya.





Mengenai
hal ini ada keterangan yang bersumber dari Umar bin Khatab ra Bahwa
Keturunan Iblis yang mempunyai tugas menggoda dan menjerumuskan manusia
(ke lembah kesesatan) itu ada sembilan, yaitu:





Iblis Zailatun (زَيْلَة ٌ )


Iblis
ini bertugas untuk menjerumuskan para pedagang di pasar agar berdusta,
mau me­ngurangi timbangan, membuat onar diantara para pedagang, dan
melakukan bujuk rayu kepada para pedagang agar melakukan pe­nyimpangan
dan kecurangan dalam aqad jual beli, dengan diiming-imingi agar cepat
kaya.





Ajakan
Iblis diatas itu jelas bertentangan dengan syari'ah, merusak ekonomi
umat, menanamkan mental binatang yang segala cara dalam meraih
kesuksesan, serta me­numbuhkan jiwa egoistisme dan material­isme yang
membabi-buta. Kalau ini sudah ditanamkan oleh Iblis, maka dengan
sendiri­nya orang itu akan senang-berenang dalam lumpur kemaksiatan dan
kedurhakaan.





Karena itu, ada ancaman berat bagi siapa saja yang mengikuti ajakan Iblis Zailatun untuk melakukan kecurangan dalam jual beli.





Ada keterangan yang bersumber dari Abu Dzar ra., ia berkata: Rasulullah saw pemah bersabda:





ثَلاَثَةُلاَيَنْظُرُاللهُ اِلَيْهِِِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِوَلاَ يُزكِّيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْم





Ada
tiga orang dimana Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat
(tidak memberikan rahmat), tidak membersihkan dosa mereka, dan mereka
(juga) akan mendapat siksaan yang amat pedih. Abu Dzar ra berkata :
"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mengatakan (hal
tersebut) sampai tiga kali "Aku berkata: Mereka akan menyesal dan
merugi, siapa mereka itu Ya Rasulullah?. Lalu beliau bersabda: a). Orang
yang menurunkan kain­nya (hingga menutupi kedua mata kakinya) b). Orang
yang suka mengungkit-ungkit pemberiannya. c). Dan orang yang menjual
barang dagangannya dengan sumpah palsu. (HR. Muslim)





Larangan untuk melakukan kecurangan dalam jual beli juga disebutkan dalam Al­-Qur'an





"Kecelakaan
besarlah bagi orang-orang yang curang. (Yaitu) orang-orang yang apabila
menerima takaran dari orang lain, mereka mengurangi. Dan apabila mereka
menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidakkah
orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan.
Pada suatu hari yang besar (Yaitu) hari (ketika) manusia berdiri
menghadap Tuhan."
(QS. Al-Muthaffifiin :1-6)





Itulah diantara ancaman siksa bagi orang yang mengikuti Iblis Zailatun, yang melaku­kan kecurangan dalam berdagang.





Cara
Iblis Zailatun menjerumuskan para pedagang adalah dengan menakut-nakuti
kebangkrutan jika berbuat jujur dalam berdagang, dan mengiming-imingi
akan cepat kaya, cepat berhasil dan sukses jika mau berbuat curang dalam
berdagang. jika orang yang berdagang itu lemah imannya, ambi­sius dan
materialistis tentu ia akan mudah terjebak dalam bujuk rayu Iblis
Zailatun. Akhimya ia akan menjadi pengikut setia Iblius Zailatun.





Iblis Wawatsin


Iblis
Wawatsin dalah Iblis yang bertugas menggoda dan menjerumuskan orang
yang beriman agar selalu menggerutu, tidak sabar dan tidak ikhlas setiap
kali menerima musi­bah, atau cobaan dari Allah Ta'ala.





"Sesungguhnya
wanita-wanita yang merintih (lantaran menerima musibah) ini akan
dijadikan kelak di hari kiamat dua barisan dalam neraka jahannam, satu
barisan berada disebelah kanan penduduk neraka dan satu barisan lagi
berada disebelah kiri, akhirnya mereka menggonggong kepada penduduk ahli
neraka, sebagai­mana layaknya anjing-anjing yang menggonggong."
(HR. Ath-Thabrani).





Padahal
orang yang meratapi musibah dengan menggerutu sampai merobek-robek
pakaiannya adalah dosa. Tmdakan seperti ini merupakan cermin dari
ketidak-ikhlasan atas takdir Allah, sepertinya ia menyalahkan Allah,
yang menghilangkan kesenangan dirinya, padahal semua apa yang ada di
alam ini telah ditentukan oleh Allah masanya atau kehancurannya. Oleh
karena itu, sya­ri'ah memerintahkan untuk bersabar dan ikhlas setiap
kali menerima cobaan dan mu­sibah dari Allah Ta'ala, sebab setiap
musibah itu ada hikmah yang terkandung didalam­nya. Allah mengancam akan
menyiksa terhadap orang yang tidak bersabar dalam menerima musibah.
Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam hadits yang lain disebutkan, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bersabda:





"Tidak
termasuk umat kami yang sempurna orang yang menampari pipinya sendiri
(ketika menerima musibah), merobek-robek leher bajunya sendiri dan
meratapi mayat, sebagaimana kebiasaan orang-orang jahiliyah".
(HR. Bukhari dan Muslim)





Demikianlah
diantara ancaman siksa bagi orang yang mengikuti Iblis Wawatsin.
Se­hingga ia selalu mengerutu setiap kali menerima musibah. Iblis ini
dalam menjerumus­kan orang yang beriman ke dalam jurang kemaksiatan dan
kekufuran adalah dengan menanamkan rasa ketidak-puasan terhadap takdir
Allah, mempengaruhi jiwanya agar memberontak ketika menerima musibah,
membakar emosinya dan menghilangkan sifat sabarnya.





Jika
seseorang sudah tidak mampu mengendalikan emosinya, maka Iblis dengan
mudah menjerumuskan dinnya ke dalam perbuatan munkar. Hanya keima­nan
dan ketakwaan yang kuat serta kesa­baran yang tinggi yang dapat
menangkal­nya dari gangguan dan bujuk rayu Iblis Wawatsin.





Iblis Akwan


lblis
ini bertugas menyesatkan dan mem­pengaruhi para remaja dan pimpinan
umat supaya selalu berbuat dzalim, menjauhi hal-­hal yang ma'ruf,
menanamkan kesenangan berbuat munkar dan maksiat.





Cara
yang digunakan oleh Iblis Akwan da­lam menjerumuskan remaja yang
beriman ke dalam lembah kemaksiatan adalah bermacam-macam. Perbuatan
yang jelas mun­karnya itu dikemas dengan baik sehingga tidak terkesan
sebagai perbuatan maksiat, hal ini dilakukan-oleh Iblis Akwan untuk
menarik simpati dari remaja beriman agar mau melakukannya. Termasuk
memper­halus istilah-istilah yang berbau maksiat dan munkar, ini
dilakukan untuk menghilang­kan kesan maksiat, dengan demikian remaja
akan mudah dibujuk dan dirayu untuk di­jebloskan ke dalam dunia sesat
yang jauh dari tuntunan agama.





Hal ini telah dijelaskan oleh Allah dalam firman-Nya:





"...
tetapi setan (Iblis) menjadikan umat-umat itu memandang baik perbutan
meeka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan
bagi mereka adzab yang sangat pedih.
(QS. An-Nahl 16:63)





Dalam
menyesatkan para pemimpm umat, Iblis Akwan selalu mendorong para
pemim­pin itu untuk berbuat dzalim, merampas hak rakyat, bertindak
sewenang-wenang, korupsi, manipulasi, serta Iblis Akwan juga mena­namkan
rasa ketakutan dihati para pemimpin akan kemiskinan jika mereka tidak
mau berbuat dzalim, curang dalam bertindak, mumpung masih berkuasa agar
kekuasaan­nya itu digunakan sebaik mungkin untuk berbuat munkar dan
maksiat, baik teihadap rakyatnya maupun terhadap Allah. Kalau ini sudah
berhasil, maka Iblis Akwan akan lebih mudah lagi menenggelamkan mereka
ke­dalam lumpur kemaksiatan, akhimya jadilah mereka pemimpin yang
durhaka.





Untuk
para pemimpin yang berbuat dzalim seperti diatas itu, Allah mengancam
akan menyiksanya dengan siksaan yang amat pe­dih. Sebagaimana disebutkan
dalam Firman­Nya:





"Sesungguhnya
dosa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia dan
melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat adzab yang
pedih".
(QS. Asy-Syuura 42:42)





Itulah diantara ancaman siksa bagi siapa yang berbuat dzalim di muka bumi ini dan mengikuti jejak Iblis Akwan.





Iblis Hafaf


Iblis
ini bertugas menyesatkan dan menje­rumuskan kaum muslimin ke lembah
nista yang berlumur dosa dengan cara melakukan tipu daya dan bujukan
agar kaum muslimin melanggengkan minum khamer. Sebab jika seseorang
sudah minum khamer dan mabuk, maka segala bentuk kemung­karan yang lain
dengan mudah ia laksana­kan. Seperti berzina, membunuh, berbuat aniaya,
mencuri dan segala kemungkaran yang lain. Karena tingkah laku orang yang
sedang mabuk itu tidak dapat dikendalikan oleh otaknya, jiwanya dan
perasaannya sudah dikuasai oleh Iblis. Untuk itu, ia mudah dibimbing
oleh Iblis guna dijeblos­kan ke dalam kemaksiatan dan kekufuran. Banyak
sekali orang yang tadinya tidak berani membunuh, merampok dan berzina,
akan tetapi setelah ia menenggak khamer dan mabuk, maka segala bentuk
kemak­siatan di atas itu dapat dilakukannya dengan mudah, sepertinya
tidak ada beban baginya.





Agar
tidak mudah tertipu oleh bujuk rayu Iblis Hafaf, Allah telah
memperingatkan kaum muslimin agar tidak meminum kha­mer, karena khamer
adalah identik dengan setan. Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya:





"Hai
orang-orang yang beriman, sesungguhnya (memi­num) khamer, berjudi,
(berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan
keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-­perbuatan itu
agar kamu mendapat keberuntungan."
(QS. Al-Maidah 5:90)





Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah bersabda:





"Jauhilah khamer, sesungguhnya khamer itu adalah sumber segala kejahatan (kemaksiatan).


Didalam hadits lain yang bersumber dari Anas ra, dikatakan sebagai berikut:


Rasulullah sShallallahu 'Alaihi wa Sallam melaknati sepuluh orang karena khamer, yaitu


1. Orangyang memeras bahan khamer.


2. Orang yang minta diperaskan bahan khamer untuk diminumkan kepada orang lain.


3. Orang yang minum khamer


4. Orang yang membawa khamer


5. Orang yang dituju untuk dibawakan khamer kepadanya.


6. Orang yang menuangkan khamer ke gelas atau lainnya.


7, Orang yang menjual khamer.


8. Orang yang memakan harta hasil penjualan khamer.


9. Orang yang membeli khamer.


10. Orang yang dibelikan khamer.


(HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)





Demikianlah ancaman bags orang yang me­ngikuti Iblis Hafaf, yang mau menenggak khamer dan benda yang memabukkan lain­nya.





Iblis Wamurah


Iblis
Wamurah ini bertugas menjerumus­kan para penyanyi agar mendendangkan
lagu yang penuh maksiat, mengajak berbuat munkar, serta lagu-lagu yang
bersyair ke­bebasan tanpa etika. Juga menjerumuskan para penyanyi agar
berpenampilan seronok, yang dapat mengundang luapan nafsu dan maksiat.
Dengan demikian orang akan mudah digiring untuk dijebloskan dalam dunia
munkar dan maksiat. Nyanyian dan biduanitanya itu termasuk salah satu
alat Iblis yang paling ampuh untuk menjerumuskan orang ke dalam jurang
kesesatan yang penuh dengan lumuran dosa. Banyak sudah orang yang
melakukan kemaksiatan karena terpengaruh oleh syair lagu-lagu maksiat,
atau dikarenakan men­contoh tingkah laku artis yang diidolakan yang
senang berbuat munkar, bergaul bebas dan akhlaknya yang buruk.





Oleh
karena itu, untuk menangkal bujuk rayu dan propaganda yang menyesatkan
yang ditiupkan oleh Iblis Wamurah adalah dengan menanamkan aqidah yang
kuat dan akhlak yang mulia. Sebab dengan ber­pegang teguh pada kedua
faktor diatas Insya Allah diri akan selamat dari godaan Iblis Yang jahat
ini.





Iblis Laqwas


Iblis
Laqwas adalah Iblis yang bertugas mempengaruhi manusia agar tetap
kafir, tetap musyrik dan tetap menyembah ber­hala atau sesembahan
lainnya selain Allah. Sudah banyak orang yang disesatkan oleh Iblis
Laqwas, terkadang ia mengganti ben­tuknya seperti seorang syekh lalu
memberi­kan pelajaran atau tuntunan yang meng­arah kepada kemusyrikan
dan pemurtadan dengan berbagai dalih serta promosi yang mengikat,
sehingga banyak orang yang le­mah imannya keluar dari jalur Islam karena
mengikuti saran Iblis Laqwas, hanya demi mendapatkan sesuap nasi,
jabatan, kedu­dukan, pekerjaan, fasilitas, bahkan ada yang rela
melepaskan keimanannya demi sang kekasih.





Orang
yang menyembah selain Allah, berarti dirinya menjadikan Iblis sebagai
pelindung­nya, yang harus diikuti tingkah lakunya. Mereka tidak sadar
kalau dirinya telah di­sesatkan oleh Iblis untuk dijerumuskan ke dalam
jurang kekufuran. Sebagaimana disebutkan oleh Allah dalam firman-Nya:





'Sesungguhnya
mereka menjadikan seran-setan pelin­dung (mereka) selain Allah, dan
mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.'
(QS. Al-A'raf 7:30)





Di
dalam ayat yang lain Allah Ta'ala telah memperingatkan kepada umat
manusia agar tidak mudah ditipu oleh setan maupun Iblis, sebab makhluk
jahat ini dalam menyesatkan dan mengkufurkan manusia menggunakan bujuk
rayu dan tipu muslihat yang sangat memikat, maka tidak heran bila banyak
orang yang lemah imannya menjadi korban tipu muslihatnya.





Mengenai hal ini Allah Ta'ala berfirman:





"Hai
anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan
sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga.
(QS. Al-A'raf 7:27)





Meskipun
ada peringatan ayat diatas, masih banyak saja orang yang mengikuti
Iblis Laqwas melakukan kekufuran dan kemusyrikan. Mereka mengira bahwa
apa yang mereka perbuat itu merupakan jalan yang benar dan dapat memberi
petunjuk kepada mereka, padahal jalan yang mereka tempuh itu sesat dan
dapat mendatangkan siksa Allah. Itulah gambaran orang yang telah
dijerumuskan oleh Iblis Laqwas ke­dalam kesesatan.





Iblis A'war


Iblis
ini bertugas untuk mempengaruhi dan menggoda laki-laki dan wanita untuk
melakukan perbuatan zina, atau melakukan perbuatan maksiat lainnya.





Iblis
A'war menggunakan "Pandangan Mata" sebagai cara yang paling ampuh untuk
mem­bakar nafsu kaum lelaki dan wanita untuk berbuat maksiat.





Mujahid
berkata : Ketika wanita itu meng­hadap, maka Iblis duduk di kepalanya
untuk menghiasi Wajah wanita tersebut agar tampak menarik bagi orang
yang melihatnya, dan jika wanita itu berpaling ke belakang, maka Iblis
duduk di pantatnya untuk meng­hiasi pantat tersebut agar tampak menarik
bagi orang yang melihatnya.





Apa
yang dikatakan oleh Mujahid diatas itu memang benar, sebab umumnya
lelaki bila melihat wanita ketika berhadapan, maka yang pertama kali
diperhatikan adalah wajahnya, sedangkan ketika melihat wanita yang
berjalan didepannya, maka yang pertama kali diperhatikan adalah
pantatnya, karena itu memang tempatnya Iblis.





Nabi
Yahya as pernah ditanya: "Apa yang menjadi penyebab perzinaan?". Nabi
Yahya as menjawab: "Yang menjadi penyebabnya adalah memandang wanita,
lalu timbul dalam hati keinginan untuk berzina dengan­nya. Zina mata itu
termasuk dosa kecil, dan hal ini dapat mendekat­kan pada perbuatan dosa
besar, yaitu zina farji. Oleh karena itu, barangsiapa yang tidak mampu
menundukkan pandangannya, maka niscaya ia tidak akan mampu menjaga
farjinya". Demikian jawaban Nabi Yahya as ­terhadap penanya tadi.





Nabi
Isa as pernah berkata: 'Takutlah kamu memandang (wanita), karena
sesungguh­nya memandang itu dapat menumbuhkan syahwat didalam hati, dan
ini sudah cukup mendatangkan fitnah".





Berkatalah Sa'ad bin Jubair ra: "Sesungguh­nya fitnah yang menimpa Nabi Daud as adalah dari memandang (wanita)".





Dan
masih banyak orang laki-laki maupun wanita yang berbuat zina yang
diawali dari kebiasaan memandang lawan jenisnya yang bukan muhrimnya.
Karena memandang merupakan panah Iblis yang sangat ampuh untuk
menjerumuskan laki-laki dan wanita ke dalam perbuatan nista yang penuh
dengan dosa. Sekarang tidak sedikit orang yang men­jadi budak Iblis
A'war karena ingin melampiaskan nafsunya. Semoga kita dijauhkan oleh
Allah dari godaan lblis ini.





Iblis
ini tugasnya mengencingi orang supaya malas bangun untuk beribadah.
Jika orang sudah malas bangun malam untuk beribadah berarti dirinya
mementingkan tidur­nya, tidak memikirkan tentang kehidupan­nya nanti di
akhirat, tidak mau bermunajat kepada Allah berarti ada hal yang lebih
pen­ting selain bermunajat, apakah itu tidur atau kegiatan-kegiatan lain
yang berbau duniawi­yah. Kalau hal ini sudah menjadi kebiasaan seorang
hamba, maka akan mempermudah Iblis menjauhkan dia dari kegiatan agama,
lama kelamaan dirinya akan bisa meninggalkan aktivitas ibadah. Kalau
sudah begini, Iblis tinggal menggiring dia untuk dijeru­muskan ke dalam
jurang kemaksiatan dan kekufuran.





Iblis Al-Wasnan


Banyak
orang terjerumus menjadi ahli mak­siat, bahkan dirinya sampai rela
menanggal­kan aqidahnya yang disebabkan oleh malas beribadah.





Malas
beribadah itu menunjuk­kan lemah keimanannya, bahkan keimanan­nya bisa
sebagai lipstik belaka, sebagai pe­manis bibir saja, buktinya ia mengaku
ber­iman tetapi tidak mau beribadah, bahkan perintah agama ia tentang,
larangannya ia terjang. Orang-orang seperti inilah yang setia menjadi
pengikut Iblis Al-Wasnan, yang malas beribadah tetapi senang bermaksiat.
Al-Qur'an telah memperingatkan kaum muslimin agar tidak mengikuti
langkah-­langkah Iblis, sebab Iblis itu menyesatkan, menyauhkan orang
agar tidak beribadah ke­pada Allah Sebagaimana disebutkan dalam
Al-Qur'an surat Al-An'am 142:





"Dan janganlah kamu mmglkuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al An'am 6:142)"





Dengan demikian, bila ada orang malas ber­ibadah, senang berbuat munkar, maka dia telah menjadi teman Iblis.





Iblis Dasim


Iblis
yang satu ini~bertugas untuk mempe­ngaruhi, menggoda dan mendorong
suami istri untuk melakukan penyelewengan. Dengan terjadinya
penyelewengan, maka sudah barang tentu rumah tangganya akan menjadi
berantakan, tidak harmonis, jauh dari kebahagiaan yang pada akhimya
nanti akan terjadi perceraian. Inilah yang diingin­kan oleh Iblis Dasim.





Dengan
terjadinya perceraian, maka orang akan mudah untuk digiring berbuat
munkar dan maksiat, meskipun tidak sedikit orang yang tidak menikah juga
tenggelam dalam dunia maksiat. Setidak-tidaknya orang yang sudah
bercerai itu dapat dimanfaatkan oleh Iblis untuk dijerumuskan dalam
perbuatan nista, seperti zina dan perbuatan munkar lainnya, karena ia
sudah tidak mempunyai tempat untuk menyalurkan kebutuhan bio­logisnya
secara halal. Karena diantara tujuan pernikahan adalah untuk menundukkan
pandangan mata, menyalurkan kebutuhan biologis secara halal, untuk
memperoleh keturunan, disamping menjalankan Sun­nah Rasulullah saw. Dan
masih banyak lagi bahaya atau madlarat yang disebabkan tidak menikah,
dan keadaan inilah yang dimanfaat­kan oleh Iblis Dasim untuk
menjerumus­kan kaum muslimin ke lembah nista yang penuh dengan dosa.





Oleh
karena itu, Iblis sangat membenci ter­hadap keluarga yang rukun, damai
dan sejahtera. Sebab kondisi keluarga seperti ini akan mendapat limpahan
rahmat dan ber­kah dari Allah Ta'ala.




Itulah
nama-nama Iblis yang dikatakan oleh Umar bin Khathab yang bertugas
menye­satkan manusia untuk dijerumuskan ke dalam kefasikan, kemaksiatan,
kemusyrikan dan keku­furan, yang nanti menjadi temannya di dalam
neraka. Semoga Allah menjauhkan dan menyela­matkan kita dari segala tipu
daya Iblis ini. 

Klik di Bawah Untuk Bersedekah







»»  READMORE...

Bukti Al - Quran Bukan Buatan Manusia









Al-Quran adalah kalam Allah yang merupakan sebuah Mu’jizat yang
diturunkan kepada Nabi akhir jaman Muhammad . Tidak ada yang menandingi
keindahan bahasa Al-Quran dan keindahan ketika kita melantunkan
Al-Quran. Banyak orang yang hatinya tergetar jika di bacakan ayat-ayat
Al-Quran, sehingga kemudian dia mendapatkan risalah kebenaran. Al-Quran
adalah satu-satunya kitab yang terjaga keasliannya walau telah
diturunkan 14 abad yang lalu akan tetapi tetap terjaga dalam satu Bahasa
dan satu huruf yang terangkai didalamnya.



Banyak usaha-usaha yang di lakukan oleh orang-orang kafir untuk
memalsukan Al-Quran, namun usaha itu selalu kandas dan sia-sia. Al-Quran
yang berjumlah 30 juz, 112 surat, 6666 ayat dan 51.900 kata itu dengan
mudah di hafalkan oleh orang-orang yang beriman dan mempunyai hati yang
bersih.



Al-Quran adalah sumber ilmu yang tidak pernah ketinggalan zaman bahkan
selalu mendahului zaman, karena kebenarannya baru terbukti ketika zaman
sudah mampu menciptakan tekhnologi mulai dari ilmu matetamtika, Biologi,
kedokteran,fisika,kimia,bahasa, sejarah dll, segala ilmu telah terbukti
sebelum ditemukan alquran telah menafsirkan dan menuliskannya.
Keajaiban lain dari Al-Quran yang tak kalah mencengangkan adalah bahwa
Al-Quran ternyata tersusun menurut perhitungan Matematis yang sangat
teliti dan sangat cerdas !!

Berikut ini sejumlah perhitungan yang benar-benar merupakan mukjizat.



Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk tunggal disebutkan sebanyak 365 kali,
yang sama jumlahnya dengan jumlah hari pada tahun Syamsyiyyah

Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk jamak sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu bulan

Kata “Syahr” (Bulan) sebanyak 12 kali, sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.

Kata “Sab’u (minggu) disebutkan 7 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu minggu

Jumlah “Saah” (jam) yang didahului dengan “Harf” sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam satu hari

Kata “Sujud” disebutkan 34 kali, sama dengan jumlah rakaat dalam sholat 5 waktu

Kata “Shalawat” disebutkan 5 kali, sama dengan jumah sholat wajib sehari semalam

Kata “Aqimu” yang diikuti kata “Shalat” Sebanyak 17 kali, sama dengan jumlah rakaat shalat fardhu.

Kata “al-Dunya” disebutkan sebanyak 115 kali, begitu juga kata “al-Akhirah” sebanyak 115 kali

Kata “ al-Israf” disebutkan 23 kali, begitu juga kata kebalikannya “al-Sur’ah”

Kata “Malaikat” disebutkan 88 kali, kata kebalikannya “al-Syayathin” juga 88 kali

Kata “al-Sulthan” disebutkan 37 kali, kata kebalikannya “al-Nifaq” juga 37 kali

Kata “Harb” (panas) sebanyak 4 kali, kebalikannya “al-Bard” (dingin) juga 4 kali

Kata “al-Harb” (perang) sebanyak 6 kali, kebalikannya “al-Husra” (tawanan) 6 kali

Kata “al-Hayat” (Hidup) sebanyak 145 kali, kebalikannya “al-Maut” (mati) 145 kali

Kata “Qalu” (mereka mengatakan) sebanyak 332 kali, kebalikannya “Qul” (katakanlah) juga sebanyak 332 kali

Kata “al-Sayyiat” (keburukan) yang menjadi kebalikannya kata “al-Shahihat” (Kebajikan) masing-masing 180 kali

Kata “al-Rahbah” (cemas/takut) yang menjadi kebalikan kata “al-Ragbah” (harap/ingin) masing-masing 8 kali

Kata “al-Naf’u” yang menjadi kebalikan kata “al-Fasad” masing-masing 50 kali

Kata “al-Nas” yang menjadi kebalikan kata “al-Rusul” masing-masing 368 kali

Kata “al-Asbath” yang menjadi kebalikan kata “al-Awariyun” masing-masing 5 kali

Kata “al-Jahr” yang menjadi kebalikan kata “al-Alaniyah” masing-masing
16 kali.Masih banyak lagi, yang tidak dapat disebutkan satu-persatu

Sekarang lakukan perhitungan sebagai berikut :



Dengan mencari persentase jumlah kata “bahr” (lautan) terhadap total
jumlah kata (bahr dan barr ) kita dapatkan : (32/45) x 100 % =
71.1111111%

Dengan mencari persentase jumlah kata “barr (daratan) terhadap total
jumlah kata (bahr dan barr) kita dapatkan : (13/45) x 100 % =
28.888888889 %Kita akan mendapatkan bahwa Allah SWT. Dalam Al-Quran pada
14 abad yang lalu menyatakan bahwa persentase air di bumi adalah
71.11111111 %, dan persentase daratan adalah 28.8888888889, dan ini
adalah rasio yang riil dari air dan daratan.

Itulah sebagian kecil keajaiban dan kemukjizatan Al-Quran. Keajaiaban
yang lain merupakan misteri yang akan insyaAllah akan dipecahkan oleh
orang-orang yang berilmu.



Seorang ahli biokimia berkebangsaan Amerika keturuna Mesir dan seorang
ilmuwan Muslim, Dr. Rashad Khalifa, adalah orang yang pertama yang
menemukan sistem matematika pada desain Al-Quran. Dia memulai meneliti
komposisi Matematik dari Al-Quran pada tahun 1968, dan memasukka
Al-Quran ke dalam sistem computer pada tahun 1969 dan 1970, yang
diteruskan dengan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris pada awal
70-an. Dia tertantang untuk memperoleh jawaban dalam menjelaskan inisial
pada beberapa surah dalam Al-Quran (seperti Alif Lam Mim) yang sering
diberi penjelasan “hanya Allah yang mengetahui maknanya”. Dengan
tantangan ini, dia memulai riset secara mendalam pada inisial-inisial
tersebut setelah memasukkan teks Al-Quran ke dalam sistem computer,
dengan tujuan utama mencari pola matematis yang mungkin akan menjelaskan
pentingnya inisial-inisial tersebut. Setelah beberapa tahun melakukan
riset, Dr. Khalifa mempublikasikan temuan-temuan pertamanya dalam sebuah
buku berjudul “MIRACLE OF THE QURAN : Significance of the Mysterious
Alphabet” pada Oktober 1973., bertepatan dengan Ramadhan 1393

Sementara itu Angka yang sering keluar daalam alquran adalah angka 19

Dalam Al Qur’an. Keistimewaan angka 19 di dalam Al Qur’an ini, di antaranya:

1. Kata bismillahirrahmanirrahim, yang merupakan kata pembuka dari surah Al Qur’an terdiri dari 19 huruf.

2. Paket wahyu pertama (QS. Al Alaq (96) ayat 1—5), diturunkan sebanyak 76 huruf atau 19 x 4.

3. Ayat pertama kali turun, (QS. Al Alaq ayat 1), terdiri dari 19 huruf.

4. Jumlah surah Al Qur’an ada 114 atau 19 x 6.



Angka 19 inilah yang menjadi alat kontrol huruf di dalam Al Qur’an,
sehingga Al Qur’an terpelihara dari perubahan yang dilakukan oleh orang
tak bertanggung jawab. Tidak akan pernah sedikitpun meleset dari
hitung-hitungan, anda bisa bandingkan dengan kitab suci lain. perhatikan
bagaimana Angka 19 dalam mengontrol Al Qur’an:



Surah ke-68, yang diawali huruf nun. Jumlah nun dalam surah tersebut 133 atau 19 x 7.

Surah ke-36, yang diawali huruf ya sin, memiliki huruf ya sebanyak 237
dan huruf sin 48. Bila dijumlahkan mejadi 285 atau 19 x 15.

Surat ke-13, yang diawali huruf alif lam mim ra’, di mana jumlah alif =
605, lam = 480, mim = 260 dan ra’ = 137, total keempat huruf tersebut
1482 atau 19 x 78.

Sebagian besar ahli tafsir menafsirkan 19 sebagai jumlah malaikat.
Menurut Dr. Rashad Khalifa, menafsirkan bilangan 19 sebagai jumlah
malaikat adalah tidak tepat. Bagaimana mungkin jumlah malaikat dapat
dijadikan untuk cobaan bagi orang-orang kafir (QS. Al Muddassir ayat
30—31).



“Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Dan Kami jadikan
penjaga neraka itu hanya dari malaikat, dan Kami menentukan bilangan
mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, agar orang-orang
yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah
imannya, agar orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu
tidak ragu-ragu, dan agar orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit
dan orang-orang kafir (berkata), ‘Apakah yang dikehendaki Allah dengan
(bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?’ Demikianlah Allah membiarkan
sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada
orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala
tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. dan Saqar itu tidak lain hanyalah
peringatan kepada manusia.”



Selain penjelasan di atas, dalam beberapa kejadian di alam ini dan juga
dalam kehidupan kita sehari-hari, ada yang mengacu kepada bilangan 19,
di antaranya sebagai berikut:



Bumi, matahari dan bulan berada pada posisi yang relatif sama setiap 19 tahun.

Komet Halley mengunjungi sistem tata surya kita pada setiap 76 tahun (19 x 4).

Tubuh manusia memiliki 209 tulang atau 19 x 11.Selain berhubungan dengan
kejadian di alam, bilangan 19 juga berkaitan dengan ibadah umat Islam,
seperti:

Sholat, jumlah rakaat pada shalat Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib dan
Isya’ masing-masing adalah 2, 4, 4, 3, dan 4 rakaat. Jika jumlah rakaat
tersebut disusun menjadi sebuah angka 24434 merupakan bilangan kelipatan
19 atau 19 x 1286.



Di abad modern pun banyak orang-orang yang memang ingin mengubah isi
alqur’an akan tetapi sampai detik ini alquran masih asli dari pertama
diturunkan karena alquran adalah tuntunan dan mukjizat terbesar yang di
ciptakan Allah kepada Umat Muhammad Umat akhir jaman!
Klik di Bawah Untuk Bersedekah







»»  READMORE...

Ternyata Islam Sudah Ada di Amerika Jauh Sebelum Kedatangan Colombus


































السلام عليكم . بِسْــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

Jika
Anda mengunjungi Washington DC, datanglah ke Perpustakaan Kongres
(Library of Congress). Lantas, mintalah arsip perjanjian pemerintah
Amerika Serikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, tahun
1787. Di sana akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee saat itu,
bernama AbdeKhak dan Muhammad Ibnu Abdullah.

Isi perjanjian itu
antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya
dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee
yang saat itu berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, akan ditemukan
kebiasaan berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan kaum
laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.







Cara
berpakaian ini dapat ditemukan dalam foto atau lukisan suku cherokee
yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Kepala suku terakhir Cherokee
sebelum akhirnya benar-benar punah dari daratan Amerika adalah seorang
Muslim bernama Ramadan Ibnu Wati.







Berbicara
tentang suku Cherokee, tidak bisa lepas dari Sequoyah. Ia adalah orang
asli suku cherokee yang berpendidikan dan menghidupkan kembali Syllabary
suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara. Jika kita
sekarang mengenal abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki aksara
sendiri.







Yang
membuatnya sangat luar biasa adalah aksara yang dihidupkan kembali oleh
Sequoyah ini mirip sekali dengan aksara Arab. Bahkan, beberapa tulisan
masyarakat cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di
Nevada sangat mirip dengan kata ”Muhammad” dalam bahasa Arab.



















Nama-nama
suku Indian dan kepala sukunya yang berasal dari bahasa Arab tidak
hanya ditemukan pada suku Cherokee (Shar-kee), tapi juga Anasazi,
Apache, Arawak, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi,
Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni. Bahkan, beberapa kepala suku
Indian juga mengenakan tutp kepala khas orang Islam. Mereka adalah
Kepala Suku Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox,
Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Hal ini ditunjukkan
pada foto-foto tahun 1835 dan 1870.







Secara
umum, suku-suku Indian di Amerika juga percaya adanya Tuhan yang
menguasai alam semesta. Tuhan itu tidak teraba oleh panca indera. Mereka
juga meyakini, tugas utama manusia yang diciptakan Tuhan adalah untuk
memuja dan menyembah-Nya. Seperti penuturan seorang Kepala Suku Ohiyesa :
”In the life of the Indian, there was only inevitable duty-the duty of
prayer-the daily recognition of the Unseen and the Eternal”. Bukankah
Al-Qur’an juga memberitakan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin
semata-mata untuk beribadah pada Allah (*)







Subhanallah….

Bagaimana bisa Kepala suku Indian Cheeroke itu muslim?

Sejarahnya panjang,

Semangat
orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet
(tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain
untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu
saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara
mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta
mereka saat itu.

Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat
ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho
dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan
hanya tercatat pada buku-buku akademis.







Para
ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat
perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al
Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab
Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta
(meninggal tahun 1369).

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli
geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad
seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke
benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa
Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al
Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah
Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari
Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga
mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan
kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan.

Sesudah
itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang
Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis
buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan
para pedagang ke Afrika dan Asia.







Dr.
Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul
Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya
orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba
(Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan
berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa
barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.

Beliau
juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar
Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II
(976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat
meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi
Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).

Ibn
Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke
barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana.
Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.







Perlayaran
melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut
Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari
Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 –
1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau
Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan
perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

Sultan-sultan
dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu,
ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika.
Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384)
memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini
dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan
keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak
dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu.

Sultan
yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah
Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa
(1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan
Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

Sultan
Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan
menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini
berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan
dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan
dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini
menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua
Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.







Sequoyah,
also known as George Gist Bukti lainnya adalah, Columbus sendiri
mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi
Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana
terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika. Mereka mendiami Karibia,
Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin
menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk
berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi.

Lebih
lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492 dalam pelayarannya antara
Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit
dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa
reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.

Dan
tahukah anda? 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus kapten
kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim yaitu dua bersaudara
Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari
Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER,JOHN BOYD:
Christopher Columbus, New York 1950]

Dan mengapa hanya Columbus
saja yang sampai saat ini dikenal sebagai penemu benua amerika? Karena
saat terjadi pengusiran kaum yahudi dari spanyol sebanyak 300.000 orang
yahudi oleh raja Ferdinand yang Kristen, kemudian orang-orang yahudi
menggalang dana untuk pelayaran Columbus dan berita ‘penemuan benua
Amerika’ dikirim pertama kali oleh Christopher Columbus kepada
kawan-kawannya orang Yahudi di Spanyol.

Pelayaran Columbus ini
nampaknya haus publikasi dan diperlukan untuk menciptakan legenda sesuai
dengan ‘pesan sponsor’ Yahudi sang penyandang dana. Kisah selanjutnya
kita tahu bahwa media massa dan publikasi dikuasai oleh orang-orang
Yahudi yang bahkan dibenci oleh orang-orang seperti Henry Ford si raja
mobil Amerika itu.







Maka
tampak ada ketidak-jujuran dalam menuliskan fakta sejarah tentang
penemuan benua Amerika. Penyelewengan sejarah oleh orang-orang Yahudi
yang terjadi sejak pertama kali mereka bersama-sama orang Eropa
menjejakkan kaki ke benua Amerika.

Dan tahukah anda? sebenarnya
laksam ana Zheng He atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama
laksamana Cheng Ho adalah penemu benua amerika pertama, sekitar 70 tahun
sebelum Columbus.

Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan
benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu
datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal
Geographical Society di London beberapa waktu lalu dibuat terperangah.
Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies
dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.

Tampil
penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran
terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita
mengenalnya dengan Ceng Ho-red). Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari
catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator
ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan
bukannya Columbus.







Bahkan
menurutnya, Zheng He ‘mengalahkan’ Columbus dengan rentang waktu
sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan
lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si
penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini
dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah.

Adalah sebuah peta
buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar
benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang
dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin
setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.

Cherokee
syllabary”Laksana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai
penemu pertama benua Amerika,” ujarnya. Menzies melakukan kajian selama
lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti
artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti
melalui program software Starry Night.

Dari bukti-bukti kunci
yang bisa mengubah alur sejarah ini, Menzies mengatakan bahwa sebagian
besar peta maupun tulisan navigasi Cina kuno bersumber pada masa
pelayaran Laksamana Zheng He. Penjelajahannya hingga mencapai benua
Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Sebelumnya armada
kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan
sampai ke Amerika Selatan.







Uraian
astronomi pelayaran Zheng He kira-kira menyebut, pada larut malam saat
terlihat bintang selatan sekitar tanggal 18 Maret 1421, lokasi berada di
ujung selatan Amerika Selatan. Hal tersebut kemudian direkonstruksi
ulang menggunakan software Starry Night dengan membandingkan peta
pelayaran Zheng He.

“Saya memprogram Starry Night hingga masa di
tahun 1421 serta bagian dunia yang diperkirakan pernah dilayari
ekspedisi tersebut,” ungkap Menzies yang juga ahli navigasi dan mantan
komandan kapal selam angkatan laut Inggris ini. Dari sini, dia akhirnya
menemukan dua lokasi berbeda dari pelayaran ini berkat catatan astronomi
(bintang) ekspedisi Zheng He.

Lantas terjadi pergerakan pada
bintang-bintang ini, sesuai perputaran serta orientasi bumi di angkasa.
Akibat perputaran bumi yang kurang sempurna membuat sumbu bumi seolah
mengukir lingkaran di angkasa setiap 26 ribu tahun. Fenomena ini, yang
disebut presisi, berarti tiap titik kutub membidik bintang berbeda
selama waktu berjalan. Menzies menggunakan software untuk merekonstruksi
posisi bintang-bintang seperti pada masa tahun 1421.

“Kita sudah
memiliki peta bintang Cina kuno namun masih membutuhkan penanggalan
petanya,” kata Menzies. Saat sedang bingung memikirkan masalah ini,
tiba-tiba ditemukanlah pemecahannya. “Dengan kemujuran luar biasa, salah
satu dari tujuan yang mereka lalui, yakni antara Sumatra dan Dondra
Head, Srilanka, mengarah ke barat.”

Bagian dari pelayaran
tersebut rupanya sangat dekat dengan garis katulistiwa di Samudera
Hindia. Adapun Polaris, sang bintang utara, dan bintang selatan Canopus,
yang dekat dengan lintang kutub selatan, tercantum dalam peta. “Dari
situ, kita berhasil menentukan arah dan letak Polaris. Sehingga
selanjutnya kita bisa memastikan masa dari peta itu yakni tahun 1421,
plus dan minus 30 tahun.”

Sequoyah Atas temuan tersebut, Phillip
Sadler, pakar navigasi dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics,
mengatakan perkiraan dengan menggunakan peta kuno berdasarkan posisi
bintang amatlah dimungkinkan. Dia juga sepakat bahwa estimasi waktu 30
tahun, seperti dalam pandangan Menzies, juga masuk akal.







Selama
ini, masyarakat dunia mengetahui kiprah Zheng He sebagai penjelajah
ulung. Dia terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya
Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah
bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia
Tengah serta menganut agama Islam.


Ayah
dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah
Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak
mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.


Yunan
adalah salah satu wilayah terakhir pertahanan bangsa Mongol, yang sudah
ada jauh sebelum masa dinasti Ming. Pada saat pasukan Ming menguasai
Yunan tahun 1382, Zheng He turut ditawan dan dibawa ke Nanjing. Ketika
itu dia masih berusia 11 tahun.


Zheng
He pun dijadikan sebagai pelayan putra mahkota yang nantinya menjadi
kaisar bernama Yong Le. Nah kaisar inilah yang memberi nama Zheng He
hingga akhirnya dia menjadi salah satu panglima laut paling termashyur
di dunia.



»»  READMORE...

7 Manusia Yang Mendapatkan Perlindungan Allah SWT

Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda:”Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya.Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla,seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid,dua orang yang saling mencintai karena Allah,yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah,seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: “Sungguh aku takut kepada Allah”,seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya,dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata”. (H.R.Bukhary – Muslim)
Hadits ini menjelaskan bahwa pada hari kiamat ada tujuh tipe atau golongan manusia yang akan mendapatkan perlindungan Allah swt., yaitu :
  1. Pemimpin yang adil Menjadi pemimpin yang adil itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan pikiran,perasaan, harta, bahkan jiwa. Dalam ajaran Islam, kepemimpinan bukanlah fasilitas namun amanah. Kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai fasilitas, kemungkinan besar kita akan memanfaatkan kepemimpinan itu
    sebagai sarana memperkaya diri tanpa menghiraukan aspek halal atau aharam.Sebaliknya, kalau kita menganggap kepemimpinan atau jabatan itu sebagai amanah, kita akan melaksanakan kepemimpinan itu dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Nah, untuk melaksanakan kepemimpinan dengan cara yang amanah itu tidaklah mudah,Karena itu logis kalau kita menjadi pemimpin yang adil,Allah akan memberi perlindungan di akhirat kelak.
  2. Anak muda yang saleh Masa muda adalah masa keemasan karena kondisi fisik masih prima. Namun diakui bahwa ujian pada masa muda itu sangat beragam dan dahsyat. Oleh sebab itu, apabila ada anak muda yang mampu melewati masa keemasannya dengan taqarrub (mendekatkan) diri kepada-Nya, menjauhkan diri dari berbagai kemaksiatan, serta mampu mengendalikan nafsu syahwatnya, Allah akan memberikan perlindungan-Nya pada hari kiamat.Ini merupakan imbalan dan penghargaan yang Allah berikan kepada anak-anak muda yang saleh.
  3. Orang yang hatinya terikat pada mesjid Kalimat “seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid”seperti yang disebutkan hadits di atas, paling tidak menunjukkan dua pengertian. Pengertian pertama, orang-orang yang kapan dan di manapun berada selalu ingin memakmurkan tempat ibadah. Pengertian kedua, orang-orang yang tidak pernah melalaikan ibadah di tengah kesibukan apapun yang dijalaninya.
  4. Bersahabat karena Allah Poin ini terambil dari kalimat “dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah”. Bersahabat karena Allah swt. maksudnya kita mencintai seseorang atau membencinya bukan karena faktor harta, kedudukan, atau hal-hal lain yang bersifat material,namun murni semata-mata karena Allah swt. Kalau sahabat kita berbuat baik,
    kita mendukungnya, dan kalau berbuat salah kita mengingatkannya, bahkan kita berani meninggalkannya kalau sekiranya sahabat tersebut akan menjerumuskan kita pada gelimang dosa dan maksiat. Inilah yang dimaksud dengan persahabatan karena Allah.
  5. Mampu menghadapi godaan lawan jenis “Seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: “Sungguh aku takut kepada Allah.” Kalimat ini menggambarkan bahwa kalau kita mampu menghadapi godaan syahwat dari lawan jenis, maka kita akan mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat. Di sini
    digambarkan seorang laki-laki yang digoda wanita bangsawan nan rupawan tapi dia menolak ajakannya bukan karena tidak selera kepada wanita itu, namun karena takut kepada Allah. Jadi, rasa takut kepada Allahlah yang menjadi benteng laki-laki tersebut, sehingga tidak terjerembab pada perbuatan maksiat. Karena itu Allah memberikan penghargaan pada hari kiamat dengan memberikan pertolongan-Nya. Di sini diumpamakan laki-laki yang digoda wanita, namun sangat mungkin wanita pun digoda laki-laki.
  6. Ihklas dalam beramal “Seseorang yang mengeluarkan sedekah lantas disembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya.” Ini gambaran keihlasan dalam beramal. Saking ihklasnya dalam beramal sampai-sampai tangan kiri pun tidak tahu apa yang diinfakkan atau disumbangkan oleh tangan kanannya. Pertanyaannya, bolehkah kita bersedekah
    sambil diketahui orang lain, bahkan nama kita dipampang di koran?
    Boleh saja, asalkan benar-benar kita niatkan karena Allah swt., bukan karena cari popularitas. Perhatikan ayat berikut, ” Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S.Al-Baqarah 2: 271)
  7. Zikir kepada Allah dengan khusyu “Seseorang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi, kemudian ia mencucurkan air mata.” Zikir artinya mengingat Allah. Kalau seseorang berdo’a dengan khusyu hingga tak terasa air mata menetes karena sangat nikmat berzikir dan munajat kepada-Nya, maka Allah akan memberikan pertolongan kepadanya pada hari kiamat kelak.

»»  READMORE...